Di Mana Tuhan?

By apiqquantum

Seorang guru memberi pencerahan kepada penduduk kampung.

”Guru, tolong beri tahu saya bagaimana caranya saya bisa bertemu dengan Tuhan.”
”Apakah kamu punya saringan santan kelapa?”
”Punya, Guru.”
”Isilah saringan santan itu dengan air penuh. Setelah itu, kamu akan bisa bertemu Tuhan.”

Penduduk kampung itu heran. Mana mungkin kita bisa mengisi air penuh pada saringan santan? Tetapi penduduk itu tidak mau membantah guru yang sudah terkenal bijaksana itu.

Setelah pulang, penduduk kampung mencari saringan santan. Dia berusaha mengisi saringan itu dengan air. Selalu saja, air itu menerobos saringan. Kosong lagi. Tetapi penduduk itu yakin bahwa sang guru tidak main-main. Pasti ada pesan tersembunyi di balik tugas sulit itu.

Seminggu berlalu. Penduduk kampung itu belum berhasil mengisi saringan dengan air penuh. Dua minggu berlalu, belum juga berhasil. Satu bulan berlalu, belum juga berhasil.

Sang guru berkunjung lagi ke kampung itu untuk memberi pencerahan.

”Guru, ini saya bawa saringan santan. Tolong tunjukkan bagaimana cara untuk mengisinya dengan air penuh.”

Guru itu diam saja. Lalu mengambil saringan santan dari penduduk kampung itu.

”Ayo ikut saya!”

Penduduk kampung mengikuti guru berjalan. Terus berjalan sampai ke tepi laut. Kemudian guru itu memegang kuat-kuat saringan santan dan melemparnya ke laut.

”Lihat itu… sudah terisi penuh dengan air.”

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan